Tag Archives: AC Milan

Donnaruma Kembali Membuat Kesalahan di Kekalahan AC Milan

Donnaruma Kembali Membuat Kesalahan di Kekalahan AC Milan

Situs Judi Bola – Gennaro Gattuso belum memberikan perubahan untuk AC Milan. Sejak ditunjuk menjadi pengganti Vicenzo Montella, Gattuso belum juga memberikan hasil maksimal untuk Milan.

Setelah dikalahkan dengan skor 0-3 oleh Hellas Verona akhir pekan lalu, AC Milan menelan kekalahan lainya di San Siro dalam lanjutan Serie A Italia, pada hari Sabtu (23/12/2017). Mereka  kalah 0-2 dari Atalanta.

Atalanta, yang merupakan rival utama AC Milan dalam perebutan posisi enam besar, menang berkat gol Bryan Cristante dan Josip llicic. Kemenangan tersebut mendorong Atalanta naik ke posisi ketujuh klasemen sementara. Sedangkan, Ac Milan terpuruk ke urutan ke-11.

Sebelumnya, Gattuso menolak saran bahwa dia bisa mengundurkan dari dari jabatannya. Ia mengklaim bahwa dia adalah bagian dari masalah klub bukan dirinya. Gattuso menggantikan Vincenzo Montella yang dipecat sebagai pelatih AC Milan akhir bulan lalu. Namun, ia hanya mampu meraih satu kemenangan Serie A.

Hal lain yang nyaris luput dari pengamatan adalah penampilan kiper Milan Gigio Donnarumma. Ia melakukan penyelamatan terburuk. Saat itu, Donnarumma mencoba menahan tendangan Cristante dari tepi kotak penalti. Kiper internasional Italia membiarkan bola menyelinap melalui kakinya dan masuk ke gawang.

Beruntung, wasit telah meniup peluitnya tepat sebelum Cristante menendang ke arah gawang Milan. Kesalahan Donnarumma seperti mengungkapkan kurangnya konsentrasi pemain muda ini. Pemain berusia 18 tahun itu, mengalami hubungan buruk dengan manajemen MIlan.

Bahkan, suporter AC Milan menyalahkan Donnarumma baru-baru ini, setelah muncul laporan bahwa agen mino Raiola mencoba merumuskan rencana keluar untuk kiper tersebut. Donnarumma menandatangani kontrak baru bersama Milan musim panas lalu. Namun, media di Italia mengklaim bahwa Raiola ingin membatalkan kontrak itu.

Untuk saat ini, Donnarumma sepertinya masih akan tetap tinggal di San Siro. Namun, kesalahan yang dibuatnya pada laga melawan Atalanta terus menunjukkan posisinya tidak di tempat yang tepat.

Kaki Telah Resmi Pensiun, Sao Paulo Buka Pintu

Kaki Telah Resmi Pensiun, Sao Paulo Buka Pintu

Situs Judi Bola – Klub yang membesarkan Ricardo Kaka hingga bisa melejit di kancah sepak bola Eropa dan Dunia, Sao Paulo, membuka untuk pintu setelah gelandang serang asal Brasil itu menyatakan pensiun dari sepak bola. Kaka memutuskan pensiun dari sepak bola pada usia 35 tahun. Hal itu dia sampaikan melalui unggahan di akun Twitter milinya pada hari Minggu (17/12/2017) malam WIB.

Klub terakhir yang dibela Kaka adalah Orlando City yang berkompetisi di Major League Soccer (MLS). Pada Musim terakhirnya, dia masih bisa mencatatkan enam gol dan lima assist dari 23 laga. Kaka mengumumkan diri pensiun setelah menolak tawaran dari dua mantan klubnya, Sao Paulo dan AC Milan.

“Terima kasih, Kaka! Sao Paulo akan selalu menjadi rumah Anda dan tetap terbuka buat Anda. Saat mereka berhenti bermain, idola tidak pensiun, mereka menjadi kisah,” tulis pernyataan resmi Sao Paulo.

“Lebih dari sekadar gol dan gelar, yang tersisa adalah dedikasi, profesionalisme, dan kasih sayang. Terima kasih telah menjadi bagian dari momen spesial seperti itu. Pintu rumah Anda akan selalu terbuka, Kaka. Terima kasih, Kaka,” lanjut pernyataan itu.

Kaka akan menyiapkan diri menjadi direktur sepak bola. Kaka membela dua klub kuat Eropa, AC Milan, dan Real Madrid, selama satu dekade berkarier di Eropa sejak 2003. Dia tampil 307 kali dan telah menyumbang 104 gol untuk AC Milan dalam dua periode dan 120 kali dengan mengoleksi 29 gol bagi Real Madrid. Bersama Milan, dia berhasil memenangkan Serie A 2003-2004 dan Liga Champions 2006-2007. Saat memperkuat Real Madrid, dia meraih trofi Liga Spanyol 2011-2012 dan Copa del Rey pada tahun 2011.

 

 

Pertanyaan Anak Kecil Buat Bonnuci Berkeringat

Pertanyaan Anak Kecil Buat Bonnuci Berkeringat

Situs Judi Bola- Kepindahan Leonardo Bonnuci dari Juventus ke tim rivalnya AC Milan mengundang keheranan banyak pihak. Bahkan, saat Bonucci menghadari rangkaian acara Natal di akademi junior AC Milan, ada seorang anak perempuan yang menanyakan alasannya.

Kebingungan memberi jawaban kepada anak sekecil itu, pemain yang bernomor punggung 19 itu menjawab pertanyaan itu dengan diplomatis.

“Bilang saja jika jawaban dari pertanyaan yang kamu berikan belum pantas untuk gadis sekecilmu. Pertanyaan itu membuat saya berkeringat melebihi 90 menit di lapangan. Keputusan ini sudah menjadi keputusan bersama antara saya dan Juventus,” kata Bonnuci.

“Ketika tawaran dari AC Milan datang, saya menerima tanpa banyak berpikir lagi,” ucap Bonnuci.

Bonnuci juga memberikan pelajaran kepada gadis kecil itu mengenai proses diskusi untuk membuat keputusan.

“Di dalam kehidupan dan berhubungan dengan orang lain, akan ada proses diskusi untuk menentukan sebuah pilihan. Dan saya memutuskan untuk berpisah dari mereka,” kata Bonucci.

Bonucci meninggalkan tim berjulukkan Bianconeri itu setelah dan sudah berhasil memperoleh 6 gelar scudetto secara beruntun. Dan kini, dengan seragam baru, Bonucci berambisi mengulangi kesuksesan.

“Mengenakan seragam AC Milan dan memenangkan gelar jauara adalah sebuah gerbang menuju catatan sejarah,” ucapnya lagi.

Milan sendiri sedang dalam performa cukup baik setelah kehadiran Gennaro Gattuso di kursi pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir, liga maupun Coppa Italia, Bonucci dkk meraih kemenangan.

Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Meraih Kemenangan Kedua

Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Meraih Kemenangan Kedua

GucciQQ Gennaro Gattuso berhasil meraih kemenangan keduanya sebagai pelatih dari AC Milan. Kali ini, kemenangan dari pasukan Gattuso berhasil diraih di Coppa Italia. Ac Milan berhasil menang telak atas Hellas Verona dengan skor 3-0 dalam laga babak 16 besar Coppa Italia di San Siru, pada Rabu (13/12/2017) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Gol-gol penentu kemenangan dari AC Milan dicetak oleh Suso (22′), Alessio Romagnoli (30′), dan Patrick Cutrone (55′). Gattuso menggunakan formasi 4-3-3 saat menghadapi Hellas Verona. Dia menempatkan Suso, Patrick Cutrone, dan Andre Silva di posisi trisula lini depan. Franck Yannick Kessie, Riccardo Montolivo, dan Giacomo Bonaventura mengisi lini tengah.

Sementara itu, Davide Calabria, Leonardo Bonucci , Alessio Romagnoli, dan Ricardo Rodriquez membantu kiper Gianluigi Donnaruma mengawal lini belakang. Skema ini terbukti sangat berhasil. Milan dengan meyakinkan mampu menggulung Hellas Verona.

I Rossoneri, julukan Milan, pun sukses menyusul Inter Milan dan Fiorentina yang sudah lebih dulu melangkah ke perempat final Coppa Italia. Buat Gattuso, inilah kemenangan keduanya sebagai pelatih AC Milan. Akhir pekan lalu, klub berjulukan I Rossoneri itu berhasil menang atas Bologna.

Gattuso Angkat Bicara soal Kabar Pembatalan Kontrak oleh Gianluigi Donnarumma

Gattuso Angkat Bicara soal Kabar Pembatalan Kontrak oleh Gianluigi Donnarumma

GucciQQ – Gennaro Gattuso, pelatih dari AC MIlan, menilai bahwa sang kiper Gianluigi Donnaruma (18 tahun) yang baru saja meminta kontrak barunya dibatalkan sebenarnya tidak memiliki masalah sama sekali di Rossoneri.

Agen dari Donnarumma, Mino Raiola, meminta AC Milan untuk membatalkan kontrak baru yang ditandatangani kliennya itu pada awal 2017-2018. Sang Agen meminta kontrak baru itu segera dibatalkan karena hal tersebut telah menghadirkan tekanan mental kepada Donnamura, terutama dari pihak fans, secara berlebihan.

Perkataan ini bisa saja menjadi alibi dari Raiola demi membuka peluang bagi Donnarumma agar bisa hengkang ke klub lain. Mendengar kabar ini sontak membuat Gattuso angkat bicara. Namun, pelatih yang sekarang berusia 39 tahun itu mengaku tidak mengetahui soal apa yang sebenarnya sedang dialami oleh Donnarumma.

“Menurut saya, tidak ada masalah pada diri Donnarumma. Marco Fassone dan Massimiliano Mirabelli akan berbicara kepada saya jika ada masalah dengan dia,” kata Gattuso.

“Saya sering berbicara dengan Gigio setiap hari dan ia terlihat sebagai seorang pemuda yang sangat pendiam dan marah ketika tim tidak meraih kemenangan. Setelah pertandingan melawan Benevento, dia terlihat sangat terpukul,” katanya.

Untuk kontrak yang sekarang masih berlaku, Donnarumma masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2021. Pemain yang masih berusia 18 tahun itu baru saja menandatangani kontrak profesional satu kali.

Andre Silva dan Hakan Calhanoglu akan Dilepas AC Milan

Andre Silva dan Hakan Calhanoglu akan Dilepas AC Milan

GucciQQ –  AC Milan dikabarkan bakal melepas sejumlah pemain mereka pada bursa transfer musim dingin Januari 2018. Yang sangat mengejutkan , pemain-pemain yang bakal dilepaskan oleh Milan yaitu adalah pendatang baru yang belum genap semusim bergabung.

Para pemain yang dimaksud adalah Andre Silva dan Hakana Calhanoglu. Kedua pemain tersebut dianggap tidak mampu memenuhi ekspetasi saat sama-sama didatangkan pada bursa transfer musim panas  tahun ini.

Andre Silva dibeli AC Milan dari FC Porto dengan banderol cukup mahal senilai 38 juta euro. Tetapi, kontribusinya bagi AC Milan masih terhitung sangat minim. Dia belum dapat mencetak satu gol pun di Liga Italia meski telah melesakkan enam gol di Liga Europa.

Sementara itu, Hakan Calhanoglu datang dari Bayern Leverkusen dengan banderol 22 juta euro pada musim panas tahun ini. Namun, ia baru membukukan satu gol dan dua assist di Liga Italia musim ini. Meski terhitung minim kontribusi, kedua pemain ini masih ramai peminat. Barcelona dan Arsenal dikabarkan meminati jasa Andre Silva. Adapun klub Liga Turki, Fenerbahce, siap menampung Calhanoglu jika jadi dilepas oleh AC Milan

Bonnuci Kecewa karena AC Milan Gagal Meraih Kemenangan

Bonnuci Kecewa karena AC Milan Gagal Meraih Kemenangan

GucciQQ – Leonardo Bonucci , kapten dari AC Milan itu sangat kecewa melihat performa dari timnya tersebut. Mereka gagal untuk memetik tiga poin saat menjamu lawannya Benevento pada pekan ke-15 Liga Italia, pada hari Minggu (3/12/2017).

Ac Milan seharusnya telah berhasil unggul dari Benevento saat pertandingan sudah berjalan selama 90 menit. Tetapi nasib berkata lain, disaat memasuki masa injury time, Kiper Benevento, Alberto Brignoli yang juga ikut membantu serangan berhasil dengan mudahnya mencetak gol yang membuat kedudukan menjadi seri 2-2 saat pertandingan akan segera berakhir. Alhasil Ac Milan harus puas dengan hanya mendapat satu poin saja.

Sang kapten, Bonnuci mengatakan kekecewaannya terkait hasil pertandingan dari AC Milan tersebut.

“Gennaro Gattuso seharusnya dapat memberikan sebuah kejutan pada kami saat pertandingan ini,” kata Bonnuci.

“Tetapi, kami merasa AC Milan masih kehilangan sesuatu saat ini,” katanya.

Selain membuat gagal debut pertama dari Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru dari AC MIlan, hasil dari pertandingan itu juga gagal untuk memperbaiki posisi klasemen dari AC Milan dan juga malah membuat AC MIlan turun menjadi peringkat kedelapan di klasemen sementara Liga Italia musim ini. Sang pelatih, Gennaro Gattuso pasti harus berusaha keras untuk memperbaiki performa dari AC Milan dan juga menghilangkan kesialan beruntun yang masih menimpa timnya.

 

 

 

 

Zambrotta Beri Dukungan Penuh Kepada Gattuso Untuk Menjadi Pelatih AC Milan

Zambrotta Beri Dukungan Penuh Kepada Gattuso Untuk Menjadi Pelatih AC Milan

GucciQQ – Keputusan AC Milan untuk menjadikan Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru untuk menggantikan Vicenzo Montella adalah keputusan yang sangat tepat. Melihat bahwa Gattuso telah bermain untuk Milan sudah sangat lama. Dan juga dia telah mengetahui semua karakter pemain dari Milan, dengan menjadikannya sebagai pelatih adalah jalan yang terbaik bagi masa depan Milan.

Mantan pemain AC Milan , sekaligus teman dari Gattuso, Gianluca Zambrotta sangat mendukung Gattuso untuk menjadi pelatih dari tim lamanya tersebut. Melihat Gattuso telah sangat berpengalaman dan juga karena Gattuso sudah begitu lamanya memperkuat AC MIlan.

AC Milan resmi memecat sang pelatih, Vicenzo Montella pada hari Senin (27/11/2017) dan langsung mengangkat Gennaro Gattuso menjadi pelatih baru bagi AC Milan. AC Milan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan total perolehan 20 poin. AC Milan sudah sangat jauh tertinggal dari tim-tim zona Liga Champions yang telah mereka targetkan untuk menjadi lawan mereka di musim ini.

Dengan dipilihnya Gattuso sebagai pelatih baru, kabar itu langsung mendapatkan sambutan yang baik dari Zambrotta. Zambrotta adalah mantan pemain sayap Milan , sekarang usianya sudah 40 tahun . Dia berpendapat bahwa Gattuso adalah sosok yang tepat untuk menjadi pelatih Milan, dia juga memiliki gaya kepemimpinan yang hampir mirip dengan Fabio Capello.

“Sebagai pelatih, dia telah memiliki pengalaman bersama Pisa, Crete, dan Palermo. Gattuso adalah sosok yang tidak pernah takut dalam kegagalan dan itu adalah modal yang bagus untuk menjadi seorang pelatih,” kata Zambrotta kepada La Gazzetta dello Sport.

“Pelatih yang mirip dengan dirinya? Dengan melihat karakter dan cara dia mengelola tim, saya dapat menyebut nama Capello. Keduanya memiliki karisma dan tidak pernah takut mengatakan sesuatu ke wajah Anda,” tuturnya.

Siapa itu Fabio Capello? bagi kalian yang belum tahu tentang nama itu, akan kami bahas agar lebih mudah memahaminya. Fabio Capello adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia, dia lahir di San Canzian d’Isonzo, Gorizia, Italia pada tanggal 18 Juni 1946 , dia sekarang berusia 71 tahun. Capello menjadi terkenal saat ia melatih AC Milan dari tahun 1991—1996. Pada saat melatih AC Milan, Capello juga berhasil menaklukkan Persib Bandung dengan skor fantastis 8–0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tahun 1995 dalam laga bertajuk pertandingan persahabatan. Milan memperoleh empat gelar Serie A dan satu gelar Liga Champions pada masa itu. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Meski Zambrotta yakin bahwa Gattuso memiliki kualitas sebagai pelatih, hal tersebut belum bisa terlihat selama perjalanan kariernya setiap kali menangani tim. Bersama Pisa, klub terakhirnya pada musim 2016-2017 , prestasi yang didapatkan Gattuso jauh dari apa yang diharapkan.

Pada akhir musim, Pisa menghuni dasar klasemen Serie B dan terdegradasi ke Serie C musim ini dengan hanya mencatatkan enam kemenangan, 21 imbang, dan 15 kali kalah