Tiga Bocah Nekat Gowes Palembang-Jakarta Orang Tua Khawatir

Tiga Bocah Nekat Gowes Palembang-Jakarta Orang Tua Khawatir

Tiga Bocah – , Okta (15), Rizal (13), dan Aslam (10), nekat menggowes sepeda dari Palembang untuk pulang ke Ciledug, Tangerang, demi bertemu dengan ibunya untuk berlebaran. Sang ibu, Sulastri (40), mengaku kaget atas aksi nekat anaknya itu berangkat dari Palembang.

Jumat (30/6/2017), di rumah kontrakannya di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Kreo, Warangan, Kota Tangerang, Sulastri mengatakan telah melarang anaknya ke Palembang karena tidak memiliki biaya.

“Nggak tahu benar (pergi ke Palembang). Anak-anak bawa HP saya,” kata Sulastri.
Tiga Bocah Nekat Gowes Palembang-Jakarta Orang Tua Khawatir
“Tiga Bocah”  Setelah membawa telepon genggam milik ibunya, Okta kemudian mengajak saudaranya, Rizal, dan kawannya, Aslam, berangkat ke Palembang. Sulastri bahkan sempat khawatir karena kedua anaknya tidak pulang. Ayah Okta dan Rizal meminta Sulastri menunggu kabar anak-anak mereka.

“Nggak tahunya dapat kabar dari anak yang buka Facebook kalau Okta ada di Palembang. Astagfirullah,” ucapnya.

Sebelum meninggalkan rumah kontrakannya, Okta sempat bermain bersama adik bungsunya yang berumur dua tahun di depan rumah. Namun tidak berapa lama kemudian, Okta menghilang.

Setelah mendapat kabar anaknya berada di rumah neneknya di Palembang, Sulastri sempat meminta suaminya menyusul. Namun, kala itu, suami Sulastri meyakinkan dirinya bahwa anak-anaknya pasti akan pulang sendiri. Selain itu, mereka masih memiliki anak kecil yang harus diurus.

“Katanya nggak usah nyusul. Nanti dia pulang,” ujarnya.

Menurut Sulastri, saudara Okta, Rizal, sempat meminta berkunjung ke rumah neneknya di Palembang. Ajakan itu ditolak Sulastri dengan alasan tidak memiliki biaya. Dia bahkan sempat melarang Okta dan Rizal nekat berangkat ke Palembang.

“Saya kira bercanda, nggak serius. Namanya juga anak-anak,” katanya.

Perempuan yang memiliki 7 anak ini belum mendapat alasan dari Okta soal tujuan utamanya ke Palembang dan bertemu dengan neneknya di Desa Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Okta tiba di rumah kontrakannya pada Jumat sekitar pukul 00.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *